Minggu, 15 April 2012

resensi Deskriptif


MENGUNGKAP KEBENARAN MESKI NYAWA MELAYANG
Meskipun ancaman silih berganti datang kepada Veronica Guerin, keadaan keluarga yang juga terancam, namun usahanya untuk mengungkap skandal skandal itu terus ia gencarkan demi terungkapnya sebuah kebenaran

Film ini berdasarkan kisah nyata seorang wartawan handal. Veronica Guerin itulah nama sang jurnalis; sesosok wanita dewasa, berambut pirang pendek, dan memiliki postur tubuh tinggi semampai. bisa dibilang dia bukan hanya seorang jurnalis biasa.  keberaniannya dalam mengungkap  skandal, bahkan nyawapun taruhannya.
Cerita ini berawal dari kasus pereadaran heroin yang dialami oleh sekitar 15000 jiwa sebagai korbannya.  Disuatu tempat seperti gedung bersusun yang semua penghuninya adalah pecandu berat heroin, bahkan yang menjadi korbannya adalah anak anak di bawah umur.  setiap harinya pengedar menjual obat terlarang tersebut kepada penghuni gedung bersusun itu.  
Veronica Guerin tidak tinggal diam. Dia mendatangi gedung tersebut dan mewawancarai beberapa pecandu tersebut.   Menanyai cara mendapatkan obat obat terlarang itu dan siapa siapa saja yang terlibat dalam pengedaran obat obat terlarang. Dia tidak hanya sekali mendatangi gedung bersusun tersebut. Bahkan ia membentuk sebuah gerakan kecil untuk berdemo didepan rumah salah satu pengedar tersebut yakni Martin Cahill.
Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap tentang kasus itu, Veronica mendekati salah seorang dari anak buah Martin yakni John Traynor; seorang pria berambut agak panjang dan berbadan besar. Dia menggali informasi sebanyak banyaknya dari laki laki itu. John mengatakan bahwa Martin Cahill adalah salah satu bos besarnya. Veronica memuat berita itu di koran “Sunday Independent”.
 Berita tersebut ternyata berdampak buruk pada kehidupannya. saat Veronica,suami, serta anaknya berkumpul dalam rumah yang sederhana dan nyaman itu, tiba tiba ada pistol mengenai kaca rumah Veronica Guerin. Hal itu membuat keluarga Veronica cemas. sehingga suami Veronica menyuruhnya untuk berbhenti menjadi seorang jurnalist politik. Namun sang  jurnalist sejati itu tidak pernah mundur. Ia ingin terus membela kebenaran meskipun nyawa taruhannya .
 Dampak berlanjut. Veronica yang tak kenal menyerah terus mecari kebenaran, termasuk mengusut kasus kematian Martin Cahill. Mengetahui hal itu, Mr.....  yang khawatir terungkap namanya, langsung memerintahkan kepada anak buahnya untuk memberikan ancaman lebih keras kepada Veronica. Ketika Veronica bersiap siap menghadiri pesta natal bersama keluarganya, Peluru itu tetanam pada kaki veronica.
Seusai peristiwa penembakan di kaki Veronica, media-media pun berlomba-lomba memuat peristiwa tersebut. Sehinfga berita yang diusut Veronica menjadi lebih terkenal di masyarakat.  Hal itu membuat pelaku-pelaku pengedar heroin khawatir.
 Tulisan Veronica tidak selalu berjalan mulus dan mendapati sumber-sumber yang jujur.pasalnya ia ditipu oleh John Trainor yang menjadi sumber terpercayanya saat mencari tahu tentang tentang siapa pelopor dibalik kematian Martin Cahill. Berita bohong dari John Traino ialah dalang dibalik pembunuhan tersebut adalah Gerry Hutch, seorang perdana mentri. Karena John Traynor dianggapnya sebagai sumber terpercaya, Veronica langsung memberitakannya di Sunday independent. Salah seorang kepercayaan Gerry Hutch mendatangi kantor percetakan Sunday Independent, dan berdalih bahwa hal yang tetulis itu adalah fitnah yang tak bertanggung jawab. Veronica dihubungi oleh pemilik Sunday Independent dan memberikan teguran keras, karena tidak menyelidiki kasus itu secara cermat.  Sehingga membuat citra orang lain buruk. Hal ini menjadi pelajaran bagi veronica untuk tidak mudah percaya pada orang lain.
Tak berhenti di situ. Kali ini ia mencari tau berdasarkan data data perusahaan perkudaan yang dimiliki oleh John Gilligan, dari hasil penelusuran yang dilakukan Veronica. Ia mendatangi rumah Gilligan untuk diwawancarai, namun  ia mendapat pukulan  hinnga berdarah.
Veronica tetap tak bergeming. Ia masih menulusuri dan memberitakan skandal tersebut. Beberapa minggu setelah kesembuhannya,  Veronica di bunuh saat mengendarai mobil dengan tembakan berulang ulang oleh anak buah Mr Gilligtan.
Seluruh media massa memuat pemberitaan tentang kematian sang Jurnalis handal; Veronica Guerin. Imbasnya begitu besar.  Skandal  heroin serta korupsi itu terungkap. Seluruh aset yang dimiliki Mr Gilligan di sita polisi dan ia diringkus ke penjara dan dikenakan hukuman 28 tahun.
Tampak jelas dari film tersebut, seorang yang membela kebenaran demi terungkapnya seluruh skandal negara.  Meski  nyawa terancam, Veronica tetap tak menyerah.  Sungguh ironis, jika hal itu juga terjadi diseluruh negara termasuk Indonesia. Kebenaran haruslah terungkap dan kejahatan haruslah dibasmi. itu adalah misi sang jurnalis sejati itu,Veronica Guerin.





1 komentar: